Situasi Darurat, Pemprov Malut Tunjuk Langsung Hotel Sahid Bela Tempat Karantina Covid-19

Ternate, Haliyora.com

Pemerintah Provinsi Maluku Utara harus Merogoh kantong uang daerah miliaran rupiah untuk pengadaan tempat karantina Covid-19. Hotel Sahid Bela akhirnya disepakati untuk disewa. Harga sewanya mencapai 5 miliar untuk waktu 2 bulan.

Terkait sewa hotel, Sekretaris Daerah (Sekda), Samsudin A. Kadir menjelaskan, pengadaan tempat karantina yakni Hotel Sahid Bela tidak melalui proses tender terbuka, melainkan melalui Penunjukan Langsung (PL), meski anggarannya mencapai miliaran rupiah. Alasannya, karena keadaan Darurat.

BACA JUGA  Satpol PP Kota Ternate Amankan 3 Pelaku Juru Parkir Ilegal di Pasar Higienis

“Pengadaan tempat karantina Covid-19 di Hotel Sahid Bella itu tidak melalui proses tender, melainkan Penunjukan Langsung (PL), karena kondisinya Darurat”, jelas Sekda kepada wartawan di Sahid Bela, Sabtu (18/04).

Diketahui, sebanyak 175 kamar hotel disewa selama 2 bulan untuk karantina kasus Covid-19 dan tempat inap tenaga medis.

Harga satu kamar Rp 450.000/hari dikalikan 175 kali 60 hari, maka nominal yang dibayar pemda sebesar Rp 4. 725.000.000.

BACA JUGA  Kantongi Alat Bukti, Kejari Pulau Taliabu Segera Ungkap Tersangka Kasus Dugaan Korupsi 14 MCK

Sementara, menurut Sekda, ia menerima laporan bahwa pemprov baru membayar uang muka sebesar 20 persen atau 100 juta kepada pihak Sahid Bela Hotel. (Andre)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah