Ini Penjelasan Pemprov Malut Terkait Penggunaan Dana DTT Atasi Covid-19

Ternate, Haliyora.com

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsudin A. Kadir mengatakan, pemprov sudah mengalokasikan anggaran awal untuk pencegahan Covid -19 yang diberikan kepada Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Ia menyebutkan dinas kesehatan mendapat kucuran 5 miliar sedangkan BPBD memperoleh 7 miliar.

Namun Sekda mengaku tidak mengetahui secara pasti rincian penggunaan anggaran itu. Ia hanya ketahui bahwa dinas kesehatan sudah membeli Alat Pelindung Diri (APD), obat-obatan dan lain-lain. Sedangkan BPBD sebagai instansi penunjang telah menggunakan sebagian anggaran itu untuk penjemputan pasien, pengadaan infektan serta biaya dukungan kegiatan lainnya.

“Anggaran 5 miliar itu ditanyakan saja pada Dinas Kesehatan, kalau 7 miliar ditanyakan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), karena mereka masing-masing yang mengelola penggunaan anggaran itu dan tau rinciannya. Yang saya ketahui, itu sudah dipakai untuk pengadaan alat-alat kesehatan seperti APD, obat-obatan dan lain sebagainya, itu dari dinas kesehatan. Sedangkn BPBD digunakan untuk jemput pasien, pengadaan infektan dan kegiatan penunjang lainnya”, terang Samsudin, Jum’at (17/04).

BACA JUGA  Soal Rencana Penghapusan Honorer Daerah, Ini Sikap Bupati Haltim

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Idhar Sidi Umar, mengkonfirmasi bahwa anggaran tersebut sudah digunakan kurang lebih 60 persen. Uang 5 miliar itu kata dia sudah dibelanjakan untuk operasional tim sehari-hari dan pengadaan alat-alat kesehatan, seperti APD, masker, disinfektan, tremogan dll.

Sementara Kepla Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Yunus Badar mengatakan, bahwa anggaran tahap sebesar 7,5 miliar dipakai untuk operasional sekretariat dan sebagian untuk bayar uang muka sewa hotel Sahid Bella.

BACA JUGA  Hindari Sanksi Hukum, PPK Wajib Miliki Sertifikat Kompetensi

Yunus mengatakan, untuk sewa Hotel Sahid Bela sendiri totalnya 5 miliar untuk 2 bulan yang baru dibayar setengah yaitu 2,5.

“Total harga sewa hotel Sahid Bella adalah 5 miliar. sedangkan 2,5 miliar itu dibayar perbulan, sekarang kita sudah siapkan dana 5 miliar itu selama 2 bulan. Total anggaran saya tidak bisa sampaikan, yang jelas yang sudah terpakai sekitar 2 miliar lebih.” (Sam)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah