Tak Patuhi Protokol Kesehatan, 4 Warga Morotai Dijemput Paksa Satgas Covid-19

  • Whatsapp

Morotai, Haliyora.com

Setelah dibentuk sejak 24 maret 2020, Satgas Covid-19 Kabupaten Pulau Morotai semakin masif menjalankan SOP penanggulangan dan pencegaham virus corona melalui prosedur karantina terhadap orang yang baru masuk dan memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah.

Bacaan Lainnya

Hal ini terlihat, aksi jemput paksa 4 warga oleh Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 pada, Rabu (08/04).

Pantauan Haliyora.com pada Rabu itu terlihat 4 warga yang berasal dari desa Sakita dan Loleo Jaya, Kecamatan Morotai Utara dijemput paksa oleh tim satgas covid-19 sekitar pukul 21.00 WIT.

Mereka dijemput paksa lantaran masuk ke Morotai melalui desa Wawama dengan menggunakan tumpangan perahu nelayan tuna dari tobelo, Kabupaten Halmahera Utara tanpa melalui protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Empat Warga tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Gane Dalam, Hamahera Selatan tujuan Morotai melewati jalan darat ke Tobelo melalui Sofifi kemudian menumpang kapal nelayan menuju Morotai.

Tiba di Morotai pada hari Rabu sekitar pukul 17.00 WIT. Tak berselang lama, tim Gugus Tugas yang terdiri dari gabunagn TNI, Polri dan Satpol PP langsung menjemput mereka.

Saat hendak dijemput, salah satu dari empat warga itu sempat melarikan diri, namun tak lama kemudian menyerahkan diri dan keempatnya dibawa ke Daruba untuk menjalani tes kesehatan dan dikarantina sesuai dengan protokol kesehatan. (Mrt)

Pos terkait