Ombudsman Malut : Dana Corona Harus Prioritas Kebutuhan Lapangan, Kurangi Biaya Rapat dan Honor

- Editor

Rabu, 8 April 2020 - 14:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, HALIYORA.COM,- Pemerintah provinsi Maluku Utara telah menggelontorkan dana 148 miliar rupiah untuk penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona. Dana tersebut sedianya dibagikan ke semua kabupaten/kota.

Menurut ketua Ombudsman RI perwakilan Provinsi Maluku Utara, Sofyan Ali, kebijakan Pemerintah Provinsi tersebut perlu disupport, karena tujuannya untuk kepentingan masyarakat di tengah-tengah mewabahnya Covid-19.

“Meski demikian, Pemerintah harus membuat program yang transparan ke publik, agar masyarakat bisa mengawal penggunaan anggaran tersebut sesuai peruntukannya” kata Sofya Ali kepada Haliyora.com via telpon seluler, Selasa (07/04/2020).

Sesuai tujuannya maka menurut Sofyan, sebaiknya anggaran itu difokuskan pada pengadaan Alat Pelidung Diri (APD), alat kesehatan serta program-program pencegahan penyebaran Covid-19 lainnya. Karena ketersediaan APD, baik di Provinsi maupun kabupaten/kota masih terasa sangat kurang, Begitu pula peralatan-peralatan laboratorium. Kesitulah seharusnya anggaran itu dialokasikan.

“Jangan sampai kemudian anggaran tersebut habis di rapat-rapat dan honor-honor, sementara untuk kegiatan yang riil di lapangan itu mengalami kekurangan”, ujar Sofyan mengingatkan.
Bagi Ombudsman sendiri, anggaran 148 miliar masih terasa kurang jika dibandingkan dengan kebutuhan ril di lapangan. Namun yang dilihat bukan masalah besar kecilnya anggaran, akan tetapi pemanfaatannya harus tepat sasaran.

BACA JUGA  Gubernur AGK Bakal Tunjuk Sekda Sebagai Plh Kepala Daerah

“Makanya harus ada pengawasan masyarakat dan DPRD supaya tidak terjadi penyelewengan”, tutup Sofyan. (Sam)

Berita Terkait

Hari Libur, Dinas Dukcapil Sula Tetap Buka Pelayanan
Tiga OPD Beda Data Soal Utang Dinas PUPR Malut
Tiga OPD Ini ‘Ngantor’ di Masjid Raya Halsel, Ada Apa?
Tuntaskan Segmen II Pekerjaan Masjid Raya, Pemkab Halsel Gelontorkan Rp 25 Miliar
Pansus DPRD Ungkap Kejanggalan Tata Kelola Keuangan Pemprov Malut
Disdik Ternate Pastikan Juni Nanti Semua Paket Pekerjaan Dilelang
Pengadaan Barang dan Jasa di Pemprov Terhambat Buntut SIPD Diblokir Kemendagri
Soal Akun SIPD Pemprov Malut Diblokir Kemendagri, DPRD Berbeda Pandangan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 14:00 WIT

Maju Pilbup Halsel AHD Incar 10 Parpol, Intip Profilnya

Minggu, 21 April 2024 - 20:09 WIT

Marlina Buamona Bacabup Pertama yang Kembalikan Berkas ke Demokrat

Minggu, 21 April 2024 - 18:58 WIT

Dicap Kader Wantex, Peluang Petahana Fifian Mus di PDIP Makin Tipis

Minggu, 21 April 2024 - 18:18 WIT

PDIP Haltim Buka Pendaftaran Penjaringan Balon Cabup dan Cawabup

Minggu, 21 April 2024 - 14:29 WIT

Kota Ternate Jadi Tuan Rumah Kampanye ‘Lawan Obesitas’

Minggu, 21 April 2024 - 13:07 WIT

Diduga Korsleting Listrik, Kantor Bupati Pertama Halsel Ludes Dilalap Api

Sabtu, 20 April 2024 - 23:13 WIT

Rekomendasi ke MK, PKS Fokus Basri Salama Untuk 02

Sabtu, 20 April 2024 - 22:47 WIT

Selain Ishak Naser, PKB Ogah Terima Kader Lain dari NasDem 

Berita Terbaru

Headline

Maju Pilbup Halsel AHD Incar 10 Parpol, Intip Profilnya

Senin, 22 Apr 2024 - 14:00 WIT

Rapat persiapan pelaksanaan kampanye Lawan Obesitas oleh Dinas Kesehatan Kota Ternate yang melibatkan stakeholder terkait dan juga dari Dinkes Provinsi Malut.

Advertorial

Kota Ternate Jadi Tuan Rumah Kampanye ‘Lawan Obesitas’

Minggu, 21 Apr 2024 - 14:29 WIT

error: Konten diproteksi !!