Warga Kelurahan Takoma Kota Ternate Menolak Kehadiran WNA

- Editor

Jumat, 20 Maret 2020 - 19:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora.com

Sejumlah spanduk bertuliskan “Warga Takoma Menolak Keras Warga Negara Asing Bedomisili di Kelurahan Takoma”. Spanduk yang terpasang di beberapa titik strategis tersebut sebagai bentuk penolakan warga Takoma atas keberadaan warga negara asing di keluran itu.

Diketahui, sejumlah karyawan PT. Harita Grop dan PT. IWIP yang berkewarganegaraan asing sering terlihat di Kelurahan Takoma, Ternate Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pantauan Haliyora.com Hari ini, Jum’at (20/03) di RT. 01 dan RT.03 terdapat mes karyawan PT Harita Group dan PT. IWIP. Mes dua perusahan itu menjadi tempat singgah/transit bagi tentaga kerja asing (TKA).

Lurah Takoma, Mimih Rahma, saat dikonfirmasi Haliyora.com, Jum’at (20/03) terkait pemasangan spanduk bertuliskan penolakan warganya terhadap keberadaan Warga negara Asing di kelurahannya, ia mengatakan, hal itu dilakukan warga sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) agar warga setempat tidak terjangkit oleh virus yang mematikan itu.

BACA JUGA  Waspadai Tinggi Gelombang 2,5 Meter di Perairan Loloda dan Morotai

Mimih menjelaskan, warga Negara asing di RT.01 dan 03 itu adalah karyawan PT. IWIP dan PT. Harita yang sering menempati mes perusahan yang ada di sana. Sepertinya mes tersebut sebagai tempat persinggahan atau transit bagi Tenaga Kerja Asing.

“Sudah lama mereke terlihat ke luar pergi pulang me situ. Warga sebenarnya sudah lama tidak senang dengan keberadaan mereka sejak isu corona ini. Tapi baru sekarang warga kemudian memasang spanduk itu”, ujar Mimih.

BACA JUGA  Lagi, Gunakan Fasilitas Negara, Bupati Taliabu Ajak BPD dan Kades Menangkan Partai Golkar

Mimih mengaku, pihak perusahan yang mempekerjakan orang asing itu pun tidak pernah melaporkan jumlah dan keberadaan karyawan mereka itu ke kelurahan. Sehingga pihaknya sendiri tidak tau berapa jumlah mereka.

Mimih berharap, dengan protes warga lewat pemasangan spanduk itu mendapat perhatian serius dari pemerintah Kota Ternate untuk segera mengambil langkah tegas sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona.

“Saya berharap dengan adanya penolakan ini pemerintah Kota Ternate dapat memberi perhatian terhadap warga setempat dan mengambil langkah tegas sebagai antisipasi penyebaran virus corona kepada warga”, Tutupnya. (Andre)

Berita Terkait

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Mantan Kadis PUPR Malut Akui Pernah Setor ke AGK 
Uje Akui Cicipi Fee Proyek di Pemprov Malut
Di Sidang Stevi, Presdir Tri Mega Sampaikan Alasan Tolak Jalan Masuk Kawasan Perusahaan 
Inspektorat Lamban Audit Kerugian Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai
Saksi di Sidang Cristian, Daud Ismail Akui Ditransfer Rp 600 Juta
Lawan Perintah AGK Kumpul Duit Rp 5 M, Udin Djuba Akui Didepak dari Kadis PUPR
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 20:28 WIT

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 April 2024 - 19:58 WIT

Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 

Minggu, 7 April 2024 - 22:16 WIT

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Sabtu, 6 April 2024 - 22:27 WIT

Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate

Sabtu, 6 April 2024 - 22:10 WIT

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga

Sabtu, 6 April 2024 - 22:02 WIT

Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame

Jumat, 5 April 2024 - 21:05 WIT

Buka Musrembang, Bupati Halsel : Proyeksi Pembangunan Infrastruktur Pakai 4 Metode Ini

Jumat, 5 April 2024 - 17:34 WIT

Dapat Dukungan Gerindra, Mislan Syarif Siap Calon Bupati Taliabu

Berita Terbaru

Ilustrasi Inflasi

Ekobis

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 Apr 2024 - 20:28 WIT

Pasar cabai dan tomat (foto ilustrasi)

Headline

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Minggu, 7 Apr 2024 - 22:16 WIT

error: Konten diproteksi !!