Warga Kelurahan Takoma Kota Ternate Menolak Kehadiran WNA

  • Whatsapp

Ternate, Haliyora.com

Sejumlah spanduk bertuliskan “Warga Takoma Menolak Keras Warga Negara Asing Bedomisili di Kelurahan Takoma”. Spanduk yang terpasang di beberapa titik strategis tersebut sebagai bentuk penolakan warga Takoma atas keberadaan warga negara asing di keluran itu.

Bacaan Lainnya

Diketahui, sejumlah karyawan PT. Harita Grop dan PT. IWIP yang berkewarganegaraan asing sering terlihat di Kelurahan Takoma, Ternate Tengah.

Dalam pantauan Haliyora.com Hari ini, Jum’at (20/03) di RT. 01 dan RT.03 terdapat mes karyawan PT Harita Group dan PT. IWIP. Mes dua perusahan itu menjadi tempat singgah/transit bagi tentaga kerja asing (TKA).

Lurah Takoma, Mimih Rahma, saat dikonfirmasi Haliyora.com, Jum’at (20/03) terkait pemasangan spanduk bertuliskan penolakan warganya terhadap keberadaan Warga negara Asing di kelurahannya, ia mengatakan, hal itu dilakukan warga sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) agar warga setempat tidak terjangkit oleh virus yang mematikan itu.

Mimih menjelaskan, warga Negara asing di RT.01 dan 03 itu adalah karyawan PT. IWIP dan PT. Harita yang sering menempati mes perusahan yang ada di sana. Sepertinya mes tersebut sebagai tempat persinggahan atau transit bagi Tenaga Kerja Asing.

“Sudah lama mereke terlihat ke luar pergi pulang me situ. Warga sebenarnya sudah lama tidak senang dengan keberadaan mereka sejak isu corona ini. Tapi baru sekarang warga kemudian memasang spanduk itu”, ujar Mimih.

Mimih mengaku, pihak perusahan yang mempekerjakan orang asing itu pun tidak pernah melaporkan jumlah dan keberadaan karyawan mereka itu ke kelurahan. Sehingga pihaknya sendiri tidak tau berapa jumlah mereka.

Mimih berharap, dengan protes warga lewat pemasangan spanduk itu mendapat perhatian serius dari pemerintah Kota Ternate untuk segera mengambil langkah tegas sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona.

“Saya berharap dengan adanya penolakan ini pemerintah Kota Ternate dapat memberi perhatian terhadap warga setempat dan mengambil langkah tegas sebagai antisipasi penyebaran virus corona kepada warga”, Tutupnya. (Andre)

Pos terkait