Mukhtar Adam: Butuh Satu Keputusan Terpusat Dan Terintegrasi Atasi Ancaman Corona Di Malut

- Editor

Jumat, 20 Maret 2020 - 09:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, HALIYORA.COM,- Pencegahan penyebaran virus corona harus dengan langkah konkrit yang cepat. Sebab virus mematikan itu juga menyebar sangat cepat. Bayangkan saja, hanya dalam waktu tidak terlalu lama, makhluk yang bernama corona itu mewabah hampir ke seluruh antero dunia termasuk Indonesia, bahkan kini diduga sudah ada di Maluku Utara.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama pemda kabupaten/kota harus duduk bersama memutuskan langkah konkrit yang harus diambil guna menghambat laju penyebaran virus itu. Tidak boleh masing-masin pemda membuat langkah sendiri-sendiri. Demikian Akademisi Unkhair Ternate yang juga pengamat kebijakan publik, Dr. Mohtar Adam berpendapat.

Menurut Mohtar, penanganan virus corona yang sudah masuk kategori pendemi itu butuh satu keputusan terpusat yang dipimpin langsung oleh gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Artinya, kebijakan terpusat oleh gubernur agar informasi dan keputusan tidak simpang siur yang dilakukan oleh kabupaten/kota. Sebab kebijakan dan penanganan yang terstruktur dari semua lini, akan mampu mencegah penyebaran virus corona yang mematikan itu”, ujar Mohtar kepada Haliyora.com via watsaap, Rabu (18/03/20).

BACA JUGA  Warga Kotabaru Tolak Pelebaran Terminal Peti Kemas

Hal itu penting dilakukan pemerintah provinsi, lanjut Mohtar, untuk memberikan perlindungan kepada Rakyat dari ancaman wabah corona yang masuk ke wilayah Maluku Utara. Sebab sementara ini kita lagi diuji kemampuan membangun koordinasi, solidaritas dan nasionalisme.

Kata dia, peperangan melawan Covid-19 itu harus di dorong pada etos solidaritas rakyat, jangan biarkan rakyat dalam kebingungan, apalagi kepanikan. Hal ini di butuhkan campur tangan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam melakukan proses pengendalian.

“Keputusan bersama itulah menjadi momentum dimana menumbuhkan kesadaran kolektif dan solidaritas antar warga Masyarakat, karena apa pun upaya pemerintah, kalau tanpa kesadaran dan partisipasi masyarakat akan sulit mengatasinya”, imbuh dosen ekonomi Unhair Ternate yang biasa disapa Ota Adam itu.

Menurut Ota, perlu ditetapkan kebijakan yang lebih operasional seperti larangan keluar daerah, bekerja, bersekolah, dan kuliah di rumah yang diikuti dengan memperkuat hubungan keluarga dan masyarakat.

BACA JUGA  Musnahkan 3.390 Liter Cap Tikus, Kapolres Sula Komitmen Tindak Tegas Pengedar dan Penjual

“Mungkin ada baiknya membiasakan masyarakat menggunakan simbol suba (mengatupkan kedua telapak tangan ke dada red), sebagai pengganti salaman. Sebab berjabatan tangan secara langsung berpotensi tertular virus”, saran Ota

Selain itu, lanjut Ota, Pemprov juga harus mendesain Roadmap penanganan sampai kapan bisa diberlakukan Locdown di Maluku Utara, dengan terus memantau perkembangan Nasional dan instruksi presiden.

Disamping itu, bagi pendatang dan pengunjung dari luar daerah perlu di lakukan isolasi, dan juga harus dilakukan pemeriksaan diri di kota asal untuk memastikan setiap pengunjung tidak membawa wabah korona ke wilayah Maluku Utara sebelum berkunjung.

“Bahkan untuk mengatasi ancaman virus corona, maka ujian nasional pun dapat ditunda pelaksanaannya untuk sementara waktu, jika situasinya makin memburuk”, tutup Ota. (Andre).

Berita Terkait

Kurang Alat Bukti, Satu Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu Dilimpahkan ke Pemda Morotai
Tega, Oknum Guru MTS di Halsel Diduga Pukul Siswanya Hingga Babak Belur
Diduga Terlibat Korupsi, KPK Diminta Periksa Bupati Taliabu Aliong Mus
Selain Windi, Ada Perempuan Lain yang Disebut di Sidang Kasus Suap AGK
AGK Akui Minta Dinas PUPR dan BPBJ Atur Menangkan Kian di Proyek Halut
Saksi Akui Terdakwa Stevi Sering Minta Foto Selfie dengan AGK
Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 14:00 WIT

Maju Pilbup Halsel AHD Incar 10 Parpol, Intip Profilnya

Minggu, 21 April 2024 - 20:09 WIT

Marlina Buamona Bacabup Pertama yang Kembalikan Berkas ke Demokrat

Minggu, 21 April 2024 - 18:58 WIT

Dicap Kader Wantex, Peluang Petahana Fifian Mus di PDIP Makin Tipis

Minggu, 21 April 2024 - 18:18 WIT

PDIP Haltim Buka Pendaftaran Penjaringan Balon Cabup dan Cawabup

Minggu, 21 April 2024 - 14:29 WIT

Kota Ternate Jadi Tuan Rumah Kampanye ‘Lawan Obesitas’

Minggu, 21 April 2024 - 13:07 WIT

Diduga Korsleting Listrik, Kantor Bupati Pertama Halsel Ludes Dilalap Api

Sabtu, 20 April 2024 - 23:13 WIT

Rekomendasi ke MK, PKS Fokus Basri Salama Untuk 02

Sabtu, 20 April 2024 - 22:47 WIT

Selain Ishak Naser, PKB Ogah Terima Kader Lain dari NasDem 

Berita Terbaru

Headline

Maju Pilbup Halsel AHD Incar 10 Parpol, Intip Profilnya

Senin, 22 Apr 2024 - 14:00 WIT

Rapat persiapan pelaksanaan kampanye Lawan Obesitas oleh Dinas Kesehatan Kota Ternate yang melibatkan stakeholder terkait dan juga dari Dinkes Provinsi Malut.

Advertorial

Kota Ternate Jadi Tuan Rumah Kampanye ‘Lawan Obesitas’

Minggu, 21 Apr 2024 - 14:29 WIT

error: Konten diproteksi !!