Stok Masker Ludes Di Kota Ternate

- Editor

Selasa, 17 Maret 2020 - 18:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora.com

Sejak merebaknya kasus penyebaran virus Cavid-19 atau lebih popular disebut virus corona, masker menjadi barang yang paling dicari. Kini benda yang dipakai untuk melindungi mulut dan hidung dari benda asing itu menjadi langka, bahkan di Kota Ternate kehabisan stok.

Penelusuran Haliyora.com pada Selasa, (17/03) ke sejumlah apotek yang tersebar di Kota Ternate menunjukan kelangkaan masker. Ada apotek yang sudah kehabisan masker sejak dua bulan lalu. Ada juga punya sedikit stok tapi tidak dijual ke masyarakat umum, karena stoknya sangat terbatas. Katanya mengutamakan bagi warga masyarakat yang sakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masker di sini so tarada, yang ada hanya masker N95, masker yang biasa sudah tidak ada sejak dua bulan lalu, masker ini kan dari negara China, dari distributor kosong”, ungkap salah seorang karyawan apotik Kimia Farma di Kelurahan Takoma.

BACA JUGA  APD yang Ditemukan di Isda Sula Tidak Terdata di Dinkes

Jawaban yang sama juga disampaikan karyawan Apotik Selekta Farma, Kata karyawan itu, masker di tempatnya sudah habis. “Masker sudah kosong, tara ada sama sekali sudah beberapa minggu lalu”, katanya.

Sementara salah seorang karyawan Apotek Setia Farma mengatakan, di tempatnya masih ada, hanya saja tidak dijual secara umum. Katanya stok yang ada hanya untuk melayani orang yang sakit saja.

“Masker masih ada, akan tetapi kita melayani hanya yang sakit, yang masuk rumah sakit dan yang mau naik pesawat, kalau kita kasi bebas terus begini akan tidak cukup. Orang-orang ketika Isu masih beredar orang so sibuk cari masker, sehingga stoknya berkurang”, terangnya.

BACA JUGA  RSUD Kota Ternate Masih Kekurangan SDM

Dia juga menyampaikan bahwa, stok masker yang tersisa di apotik Setia Farma itu tidak dijual secara bebas, hanya melayani orang yang memang butuh, seperti dokter, perawat dan pasien, karena di rumah sakit juga kosong.

“Tong layani dong kamuka, biar bagaimana pun mereka yang lebih membutuhkan, sementara kita masih bisa”, ujarnya.

Di Apotek Sagita Farma juga sama. Tidak ada Masker. “Masker tidak ada sama sekali, tidak ada masker satu bulan yang lalu, kita ada pesan tapi sampai sekarang belum ada, kalau barang masuk kalau ada berarti ada, kalau tidak ada berarti tidak ada”, begitu kata salah seorang pelayan apotik. (Alf)

Berita Terkait

Ini Skema Pemkab Halsel Tuntaskan Pembangunan RSP Pulau Makian
Ada 6 Kasus Baru DBD di Kota Ternate, Warga Kudu Waspada
Soal Pasien Batal Dioperasi, Begini Penjelasan Resmi RSUD Sanana
Warga Keluhkan Prosedur Operasi di RSUD Sanana
Pasien Keluhkan Pelayanan RSUD Sanana
Sepanjang 2023, Kasus HIV/AIDS di Malut Melonjak
Kasus DBD Meningkat, Pemuda Boso Minta Perhatian Pemkab Halsel
54 Warga Jalani Operasi Katarak di HAJAT ke 773
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 21:54 WIT

Hasil Asesmen Kadis PUPR Morotai Sudah Keluar, Siapa yang Bakal Dilantik ?

Selasa, 16 April 2024 - 21:34 WIT

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 April 2024 - 21:29 WIT

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 April 2024 - 18:56 WIT

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 April 2024 - 18:51 WIT

Ada SiLPA Rp 20 Miliar, Pemkab Halsel Komitmen Tuntaskan RSP Pulau Makian

Selasa, 16 April 2024 - 13:11 WIT

Bulan Mei, CJH Morotai Diberangkatkan ke Tanah Suci

Selasa, 16 April 2024 - 12:59 WIT

Akun SIPD Diblokir, Pemprov Malut Merespon

Selasa, 16 April 2024 - 10:45 WIT

Hari Pertama Berkantor, Pj Bupati Morotai ‘Warning’ Pimpinan OPD

Berita Terbaru

Pj Bupati Umar Ali

Headline

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:34 WIT

Kasat Reskrim Polres Halsel, Iptu Ray Sobar

Headline

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:29 WIT

Plt Gubernur Malut M. Al Yasin Ali saat diwawancarai wartawan, Kamis (01/02/2024).

Headline

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:56 WIT

error: Konten diproteksi !!