Seleksi 11 JPTP Pemprov Malut Masuk Tahap Wawancara

  • Whatsapp

Sofifi, Haliyora.com

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) kembali melanjutkan proses Seleksi Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Untuk proses Seleksi terbuka saat ini telah memasuki tahapan ketiga yakni wawancara oleh panitia seleksi yang berlangsung di Dafam Hotel Ternate.

Bacaan Lainnya

“Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilakukan sebagai upaya menciptakan pemimpin yang profesional dan kompeten di bidangnya,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Malut, Idrus Assagaf pada Haliyora.com, Rabu (4/3/2020) siang. 

Sejak dibuka pendaftaran seleksi pada Januari hingga Februari 2020, ada sekitar 100 peserta yang mendaftar. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 64 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti seleksi tahap kedua dan ketiga yakni seleksi kompetensi dan wawancara,” tutur Idrus.

Pada waktu yang sama, Ketua Tim Seleksi Prof Dr Husen Alting mengatakan, pemimpin OPD harus memiliki banyak pengetahuan untuk dapat mendukung birokrasi yang progresif, responsif, dan partisipatif melalui tugas pelayan publik dan pemerintahan maupun tugas pembantuan yang diembannya. “Intinya memenuhi kriteria yang diinginkan pimpinan,” ujarnya.

Husen yang juga Rektor Unkhair Ternate menjelaskan, bahwa seleksi meliputi leaderless group discussion dan wawancara. Ia menambahkan, assessment sangat penting untuk pemetaan sehingga terlihat potensi pimpinan SKPD. 

“Nantinya bisa tahu tipe-tipe pemimpin. Pemimpin yang baik adalah tipe lini dan staf yang artinya pelimpahan wewenang organisasi berlangsung vertikal. Dari pimpinan hingga bawahan nantinya terlihat apakah berinisiatif dan berinovasi terhadap kepemimpinan organisasi yang diembannya,” ucap Husen.


Ini yang dikeluhkan netizen terkait kelangkaan masker di pasaran.
#Haliyora

Dikirim oleh Haliyora.com pada Selasa, 03 Maret 2020


Menurutnya, dalam menggerakan suatu visi dan misi organisasi pemerintah, diperlukan SDM yang kompeten untuk memaksimalkan organisasi di suatu pemerintahan. “Dan Kegiatan ini dilaksanakan guna mendapatkan data dan profil pejabat yang diperlukan untuk seleksi lebih lanjut,” ujarnya.

“Ini untuk memiliki database profil kompetensi dan potensi pejabat pimpinan tinggi pratama dan sebagai dasar penerapan manajemen aparatur sipil negara yang transparan, kompetitif, dan mengidentifikasi kedudukan suatu jabatan,” tutupnya Husen.

Pemprov Malut sendiri menggelar Asesment untuk 11 formasi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Posisi yang dibuka tersebut meliputi kepala Biro, Dinas dan Badan yakni, Kepala Biro Hukum, Biro Umum, Biro Kesejahteraan rakyat,  Biro Pemerintahan dan OTDA, Dinas Perhubungan, DP3A, Koperasi dan UKM, Pendidikan dan Kebudayaan, Pertanian, Pemuda dan Olahraga dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Prof  Dr. Husen Alting, Prof Saiful Deni, Mohtar Daeng Barang, Ahmad Putubaya dan Idrus Assagaf ditunjuk sebagai tim assesment yang diharapkan menghasilkan PJPT yang profesional dan berkualitas. (jae)

Pos terkait