Teledor, Satu Miliar Rupiah DAK Dinkes Ternate Salah Sasaran

- Editor

Selasa, 25 Februari 2020 - 18:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaiti Rajabesi

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaiti Rajabesi

Ternate, Haliyora.com

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate mendapat kucuran Rp 15 miliar Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2020. Namun dalam membelanjakannya, pihak Dinkes dilaporkan justru mengalokasikannya untuk pembangunan Puskesmas yang seharusnya tidak dibiayai DAK.

Ironisnya, anggaran sebesar Rp satu miliar sudah disalurkan ke sejumlah proyek pembangunan lanjutan Puskesmas Kota Ternate. Karena salah peruntukan, mau tidak mau harus ditarik kembali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelalaian Dinkes Kota Ternate terkait penganggaran itu terungkap dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama DPRD, Selasa (25/02/2020) di eksekutif room kantor DPRD Kota Ternate, dengan agenda membahas surat permohonan Persetujuan DPRD.

Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailusi saat ditemui Haliyora.com usai rapat menjelaskan bahwa ada berberapa poin yang di bahas dalam rapat. “Salah satunya adalah DAK Dinkes tahun 2020 yang dialokasikan Kementrian sebesar Rp 15 milyar, tetapi dalam rumusan perencanaannya mereka mendistribusikan pada kegiatan yang salah tempat,” katanya.

BACA JUGA  Terkuak, Ini Alasan Diberlakukannya New Normal oleh Pemkot Ternate

Dari anggaran 15 miliar itu, sambung Muhajirin, sudah distribusikan ke Puskesmas kota sebesar 1 milyar. Padahal anggaran untuk puskesmas harus masuk dalam Dana Alokasi Umum. 

“Untuk itu harus ditarik. Sementara angka Rp 15 milyar itu tidak berubah dan jenis belanja dan kegiatan tidak berubah,” jelasnya.

“Untuk menjaga jangan sampai terulang lagi kasus yang sama, maka kami dari DPRD memperingatkan Dinas Kesehatan agar kedepan harus ada perhatian serius di perencanan. Jangan lagi ada penyusunan program kegiatan yang sudah disahkan salah tempat,” tandas Muhajirin.

BACA JUGA  Ciptakan Pemerintahan Bersih, Bupati Halbar Sebut Bakal Berantas Pungli di Sejumlah SKPD

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaiti Rajabesi menyampaikan, kekeliruan itu terjadi karena pihaknya mengira anggaran puskesmas kota masih digabung dalam DAK sebesar Rp 15 miliar itu sehingga ada sekitar satu miliar rupiah yang masuk ke puskesmas kota untuk kelanjutan pembangunan gedung puskesmas. 

“Karena salah, ya kami harus tarik kembali dana DAK yang sudah dialokasikan itu. Sementara dana DAU dari kegiatan yang lain kita masukan ke puskesmas kota agar pembangunan puskesmas cepat diselesaikan,” tutur Nurbaiti. (ical)

Berita Terkait

Pemkot Ternate Segera Bentuk Pansel Lelang Dua Jabatan OPD, Samin : Tinggal Tunggu Ini
Pemprov Audit Investigasi Proyek LPT Dikbud Maluku Utara
Siap-siap, Pemkot Ternate Segera Lelang Dua Jabatan Kepala Dinas
Pj Gubernur Maluku Utara Beri Istruksi ke OPD, Kepala Inspektorat : Jika tak Mampu Baiknya Undur Diri
ASN Ngeluh, Pemda Taliabu Nunggak Bayar Kekurangan Gaji 8 Persen 
Nyanyian Kadikbud Malut Soal Dugaan Penyelewengan Anggaran Proyek LPT Disambut Pj Gubernur 
Dua Kali Berturut-turut Pemprov Malut Raih WDP, Ternyata Ini Salah Satu Penyebabnya
Desakan Pencopotan Imran Yakub dari Jabatan Kadikbud, Ini Respon Pj Gubernur Malut
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 23:34 WIT

Anak Eks Gubernur Malut Pinjam Duit ke Bos Tambang, Bangun Losmen Tapi Keburu Disegel KPK

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:18 WIT

Akademisi : Pemprov Malut Harus Reaksi Cepat Soal Plt Sekda

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:09 WIT

Rusak Ekologi, Formalintang Jakarta Tolak Kehadiran Tambang di Pulau Fau Maluku Utara

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:25 WIT

Syarat Raih Rekomendasi NasDem, Bakal Calon Gubernur Maluku Utara Harus Pahami Ini

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:32 WIT

Elegi Honorer K2 di Kota Ternate, Puluhan Tahun Mengabdi Tapi Belum Diangkat jadi Pegawai

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:52 WIT

Sidang Kasus Mantan Gubernur Malut : Ajudan Terima Rp 4 M, Kadis P3A Setor Rp 500 Juta

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:54 WIT

Pekerjaan Lanjutan Pelabuhan Hiri Ternate Tunggu Ini

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:46 WIT

Siapkan Ini, Pemkot Ternate Bakal Tindak Pedagang yang Jual Hewan Kurban di Pinggir Jalan

Berita Terbaru

Akademisi Unkhair Ternate, Muamil Sunan

Headline

Akademisi : Pemprov Malut Harus Reaksi Cepat Soal Plt Sekda

Rabu, 12 Jun 2024 - 22:18 WIT

error: Konten diproteksi !!