Lagi, Ditresnarkoba Polda Malut Tangkap Tiga Penyebar Narkoba

- Editor

Rabu, 12 Februari 2020 - 13:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, HALIYORA.COM

 

Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku Utara (Malut) berhasil mengamankan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

tiga tersangka dalam kasus penggunaan narkoba dengan inisial masing-masing RM (23), MA (33) dan inisial S (40).

Wadir Narkoba Polda Malut, AKBP Wahyu Agung Jatmiko mengatakan, kronologis penangkapan ketiga tersangka tersebut dilokasi yang berbeda. Dimana, untuk tersangka RM alias Matox, warga Santiong, Kota ternate Tengah, yang merupakan pegawai honorer di UPTD Samsat Ternate, ditangkap petugas Opsnal Intelmob Polda Malut didepan Gereja Advent Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Ternate Tengah, pada Sabtu (08/02/2020), sekitar pukul 22.37 WIT.

“Dari tangan tersangka RM, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa 1 sachet kecil shabu seberat 0,32 gram, 6 sachet kecil diduga bekas pembungkus shabu, 1 buah pireks kaca dan 1 buah korek api,” kata Wahyu di dampingi Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rojikan saat menggelar konfrensi pers, Selasa (11/02/2020).

Wahyu menambahkan, setelah dilakukan pengembangan, pada malam itu juga sekitar pukul 04.00 Wit Minggu (09/02/2020) dinihari, petugas Opsnal Intelmob berhasil menangkap MA alias Vira warga Kelurahan BTN, Kota Ternate Tengah, dilokasi parkiran depan salah satu tempat hiburan malam di Ternate.

BACA JUGA  Reskrim Polres Sula Percepat Penanganan Kasus Korupsi

“Petugas pun menyita sejumlah barang bukti dari tangan MA, berupa 1 sachet kecil berisi shabu seberat 0,34 gram, 1 buah pireks kaca, 1 buah bong, 1 buah gunting, 1 buah jarum sumbuh, 1 buah silet dan 1 unit sepeda motor merek Mio Soul,” ujarnya

Dihadapan petugas, kata Wahyu, kedua tersangka yang diduga merupakan kurir narkoba tersebut mengaku, barang haram itu mereka peroleh dari jaringan Lapas Kelas II A Ternate, dengan cara, menelpon dengan salah satu narapidana (Napi) berinisial B yang beradi di dalam Lapas Kelas IIA Ternate.Kemudian, untuk memperoleh shabu tersebut, para tersangka terlebih dahulu mentransfer sejumlah uang ke rekening B, dan selanjutnya B melempar shabu tersebut keluar pagar Lapas yang sudah ditunggu tersangka diluar tembok dengan cara, shabu diisi kedalam pembungkus rokok dan dibuang keluar.

“Tersangka MA sendiri, sudah pernah tersandung kasus yang sama pada Tahun 2018 lalu dan sudah pernah masuk dan mendapat pustusan Pengadilan Negeri Terneta, untuk tersangka MA, merupakan residivis dalam kasus yang sama, dan sudah pernah menjalankan masa tahanan sesuai putusan PN Ternate pada tahun 2018 lalu”, ungkap

BACA JUGA  Sahid Bela Hotel Siap Jadi Tempat Isolasi Covid-19

Kasus tindak pidana peredaran narkoba berbagai jenis di kota Ternate, hingga kini kian marak yang dilakukan para tersangka dengan berbagai modus operandi.

Lanjut bahwa Wahyu, untuk satu tersangka lainnya berinisial SA alias S (40), ditangkap petugas Dit Narkoba Polda Malut, di Kompleks Pelabuhan Feri Kelurahan Bastiong Kota Ternate Selatan, pada Selasa (28/01/2020) bulan kemarin, sekitar pukul 22.45 Wit. Adapun barang bukti yang diamankan petugas dari tangan tersangka berupa, 1 sachet paket kecil sabhu seberat 0,14 gram.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini ketiga tersangka sudah diamankan di sel Polda Malut, guna dilakukan penyelidikan lanjutan. Pasalnya, petugas masih melakukan pengembangan kasus tersebut di Jakarta”, akhirnya.

Ketiga tersangka dijerat dengan pasal yang berbeda yaitu, pasal 112 ayat 1 dan pasal 114 ayat 1 serta pasal 127 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika.(Ata)

Berita Terkait

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Mantan Kadis PUPR Malut Akui Pernah Setor ke AGK 
Uje Akui Cicipi Fee Proyek di Pemprov Malut
Di Sidang Stevi, Presdir Tri Mega Sampaikan Alasan Tolak Jalan Masuk Kawasan Perusahaan 
Inspektorat Lamban Audit Kerugian Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai
Saksi di Sidang Cristian, Daud Ismail Akui Ditransfer Rp 600 Juta
Lawan Perintah AGK Kumpul Duit Rp 5 M, Udin Djuba Akui Didepak dari Kadis PUPR
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 21:54 WIT

Hasil Asesmen Kadis PUPR Morotai Sudah Keluar, Siapa yang Bakal Dilantik ?

Selasa, 16 April 2024 - 21:34 WIT

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 April 2024 - 21:29 WIT

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 April 2024 - 18:56 WIT

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 April 2024 - 18:51 WIT

Ada SiLPA Rp 20 Miliar, Pemkab Halsel Komitmen Tuntaskan RSP Pulau Makian

Selasa, 16 April 2024 - 13:11 WIT

Bulan Mei, CJH Morotai Diberangkatkan ke Tanah Suci

Selasa, 16 April 2024 - 12:59 WIT

Akun SIPD Diblokir, Pemprov Malut Merespon

Selasa, 16 April 2024 - 10:45 WIT

Hari Pertama Berkantor, Pj Bupati Morotai ‘Warning’ Pimpinan OPD

Berita Terbaru

Pj Bupati Umar Ali

Headline

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:34 WIT

Kasat Reskrim Polres Halsel, Iptu Ray Sobar

Headline

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:29 WIT

Plt Gubernur Malut M. Al Yasin Ali saat diwawancarai wartawan, Kamis (01/02/2024).

Headline

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:56 WIT

error: Konten diproteksi !!