Ketua PKB Malut : Survei Tinggi Tidak Menjamin Menang

- Editor

Selasa, 11 Februari 2020 - 13:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, HALIYORA.COM

 

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Maluku Utara, Jasri Usman Manilai hasil survei tidak menjamin seorang calon bisa menang dalam pilkada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jasri mengatakan hal tersebut mengomentari salah satu indikator yang sering digunakan parpol untuk menyaring dan merekomendasi seorang kandidat calon kepala daerah.

Katanya, ada banyak fakta menunjukkan seorang kandidat yang sebelumnya menempati posisi teratas hasil survei justru tumbang diakhir laga.

BACA JUGA  MB Tersangka Kasus Solar Cell Akhirnya Ditahan Kejari Haltim

“Kita punya pengalaman pilkada tahun 2015 di beberapa kabupaten seperti Morotai, Halut, Halbar dan Halsel, dimana sejumlah kandidat yang digadang-gadang bakal menang karena hasil surveinya tinggi, justru kalah dalam pemilihan”, beber Jasri kepada Haliyora.Com pada, Senin (10/02/2020).

PKB sendiri, lanjut Jasri, masih memiliki waktu sekitar empat bulan untuk menentukan bakal calon yang tepat untuk bertarung pada pilkada 2020.

BACA JUGA  Seorang Buruh Pelabuhan di Taliabu Tewas Tertimpa Crane KM. Sabuk Nusantara 57

Menurut Jasri, kaders partai menjadi prioritas utama dalam proses rekrutmen bakal calon. Meski begitu, PKB butuh koalisi dengan parpol lain sehingga untuk penentuan bakal calon harus dibicarakan bersama dengan koalisi.

“Di internal PKB, khususnya di Kota Ternate, kan ada saya dan Lahabato (Abd. Rahman Lahabato, red), tapi itu pun tergantung teman-teman DPW dan DPC”, terangnya. (Sam)

Berita Terkait

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Mantan Kadis PUPR Malut Akui Pernah Setor ke AGK 
Uje Akui Cicipi Fee Proyek di Pemprov Malut
Di Sidang Stevi, Presdir Tri Mega Sampaikan Alasan Tolak Jalan Masuk Kawasan Perusahaan 
Inspektorat Lamban Audit Kerugian Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai
Saksi di Sidang Cristian, Daud Ismail Akui Ditransfer Rp 600 Juta
Lawan Perintah AGK Kumpul Duit Rp 5 M, Udin Djuba Akui Didepak dari Kadis PUPR
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 20:28 WIT

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 April 2024 - 19:58 WIT

Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 

Minggu, 7 April 2024 - 22:16 WIT

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Sabtu, 6 April 2024 - 22:27 WIT

Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate

Sabtu, 6 April 2024 - 22:10 WIT

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga

Sabtu, 6 April 2024 - 22:02 WIT

Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame

Jumat, 5 April 2024 - 21:05 WIT

Buka Musrembang, Bupati Halsel : Proyeksi Pembangunan Infrastruktur Pakai 4 Metode Ini

Jumat, 5 April 2024 - 17:34 WIT

Dapat Dukungan Gerindra, Mislan Syarif Siap Calon Bupati Taliabu

Berita Terbaru

Ilustrasi Inflasi

Ekobis

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 Apr 2024 - 20:28 WIT

Pasar cabai dan tomat (foto ilustrasi)

Headline

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Minggu, 7 Apr 2024 - 22:16 WIT

error: Konten diproteksi !!