Kurang Armada, Sampah Menumpuk.

- Editor

Rabu, 22 Januari 2020 - 11:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, HALIYORA – Bak sampah tersedia di hampir setiap RT di dalam Kota Ternate. Armada dan petugas pengangkut sampah juga tersedia di bawah kordinasi Dinas Kebersihan kota.
Meski begitu, kadang masih terlihat sampah menumpuk berhari-hari di sejumlah titik.

Lambat diangkat petugas, sampah membludak. Bak sampah tak mampu menampung banyaknya sampah. Selain membludak, sampah juga menebar aroma tak sedap. Warga pun mengeluh.

Haliyora melakukan penelusuran untuk melihat bukti lapangan. Ternyata, memang ada sampah terlihat menumpuk di sejumlah titik. Salah satu titik yang terpantau media ini di RT. 07, Kelurahan Kalumata. Tepatnya di arah jalan Tugu Maku Gawene, Kalumata Puncak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bak sampah di samping Kantor Badan Narkotika Nasional ( BNN) Provinsi Maluku Utara dan Kantor DPRD Kota Ternate terlihat sampai membludak. Tidak mampu menampung banyaknya sampah.

Karena tak mampu lagi menampung, sampah terlihat menumpuk di sekitar bak sampah bahkan nyaris menutupi bahu jalan. Bukan hanya sampah rumah tangga, hampir semua jenis sampah terlihat di sana. Batang, daun dan ranting pohon yang habis ditebang juga menumpuk di situ.

BACA JUGA  Alam Bawah Laut di Tikep jadi Incaran Wisatawan Asing

Menurut warga setempat, sampah di lokasi itu sudah menumpuk sekitar tiga hari. Bahkan sampah-sampah tersebut bukan hanya berasal dari warga RT. 07, warga di luar juga ikut membuang sampahnya di tempat itu.

“Orang -orang dari lingkungan lain me jaga buang sampah di situ. Sampah di situ so tiga hari ka apa. Petugas kebersihan belum datang angka kong” terang seorang warga yang tak mau menyebut namanya.

Terpisah, Kabid persampahan Dinas Kebersihan Kota Ternate, Yus Karim, SE menjawab keluhan warga terkait masalah sampah.

Kepada Haliyora.com, pada Jum’at, (17/01/2020) Yus mengatakan, salah satu penyebab sampah menumpuk adalah kesadaran warga. Menurut Yus, masih banyak warga masyarakat belum menyadari peruntukan bak sampah yang tersedia.

Lanjutnya, bak sampah disediakan di masing-masing RT, sebagai tempat pembuangan sampah rumah tangga, bukan semua jenis sampah. Itu pun bersifat sementara, kemudian diangkut petugas kebersihan untuk di buang ke tampat pembuangan akhir.

“Makanya, bak sampah ukurannya kecil. Daya tampungnya terbatas. Karna hanya untuk sampah rumah tangga. Jangan buang batang pohon di situ”, terangnya.

BACA JUGA  Kutip Kata Bung Karno, Akademisi Beri Respon Pengalihfungsian Museum Mini Perang Dunia II Morotai

Di sisi lain, keterbatasan Armada pengangkut sampah disebut menjadi penyebab keterlambatan petugas kebersihan mengangkut sampah.
“Kita hanya punya 19 unit mobil truk, itu pun dua diantaranya dalam keadaan rusak, sisa 17 ini yang dioperasikan. Ada 6 unit Kaisar dan 4 Ambrol untuk melayani kebutuhan kebersihan di kota Ternate. Kalau ada keterlambatan 1-2 hari petugas mengangkut sampah di titik tertentu, itu karena mereka lagi mengangkut sampah di tempat lain”. terangnya.

“Ternate ini luas, sementara Armada kita terbatas, maka kadang terlambat. Tapi kita tetap siap melayani masyarakat secara maksimal”, ujar Bang Yus, sapaan akrabnya.

Perihal Keterbatasan Armada pengangkut sampah tersebut, pihak Dinas Kebersihan Kota Ternate akan membicarakan dengan DPRD.

“Dalam waktu dekat kita agendakan bertemu DPRD, khususnya komisi yang bermitra dengan Dinas Kebersihan Kota Ternate untuk membicarakan penambahan armada pengangkut sampah, sehingga dapat dengan maksimal mengatasi masalah sampah di Kota BAHARI BERKESAN ini”, pungkas Yus, (Alfian)

 

Berita Terkait

Alam Bawah Laut di Tikep jadi Incaran Wisatawan Asing
Natal 2023, Dandim Labuha Kerahkan Prajurit TNI Perketat Keamanan Gereja 
FTW 2023 Bakal jadi Rujukan Pelaksanaan Festival di Indonesia
Ribuan Wisatawan Banjiri Pembukaan FTW 2023 di Sula
Rencana Boikot Festival Pulau Widi Ditanggapi Komisi III DPRD
FTW 2023 Siap Digelar, Menparekraf Hingga Dubes Luar Negeri Bakal Hadir
Waow ! Pemkab Halsel Ancam Boikot Festival Pulau Widi
Sultan Hidayatullah : Pemkot Setengah Hati Bangun Budaya Ternate
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 20:28 WIT

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 April 2024 - 19:58 WIT

Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 

Minggu, 7 April 2024 - 22:16 WIT

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Sabtu, 6 April 2024 - 22:27 WIT

Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate

Sabtu, 6 April 2024 - 22:10 WIT

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga

Sabtu, 6 April 2024 - 22:02 WIT

Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame

Jumat, 5 April 2024 - 21:05 WIT

Buka Musrembang, Bupati Halsel : Proyeksi Pembangunan Infrastruktur Pakai 4 Metode Ini

Jumat, 5 April 2024 - 17:34 WIT

Dapat Dukungan Gerindra, Mislan Syarif Siap Calon Bupati Taliabu

Berita Terbaru

Ilustrasi Inflasi

Ekobis

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 Apr 2024 - 20:28 WIT

Pasar cabai dan tomat (foto ilustrasi)

Headline

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Minggu, 7 Apr 2024 - 22:16 WIT

error: Konten diproteksi !!