Protes Pembagian Lapak, Puluhan Pedagang Mengamuk

- Editor

Senin, 13 Januari 2020 - 21:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — Haliyora, Sejumlah pedagang di Pasar Sabi-Sabi melakukan aksi protes pada Senin (13/1). Para pedagang mengamuk terkait penataan lokasi lapak. Mereka menilai penataan lokasi yang diatur lewat pembagian kunci kios/lapak secara diam-diam, tidak sesuai dengan perjanjian awal.

Bendahara Pasar Sabi-Sabi , Eliwisna mengatakan sesuai hasil rapat dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, direncanakan bahwa pembagian kunci lapak dilakukan pada bulan Desember 2019. Pembagian kunci ternyata tertunda karena alasan yang kurang jelas.

Eliwisna mencurigai ada yang tidak beres terkait waktu pelaksanaan pembagian kunci lapak tersebut. Ia mensinyalir, pada saat pergantian Kepala Disperindag, tiba-tiba dilakukan pembagian kunci tanpa sepengetahuan pedagang. Hal itulah yang memicu timbulnya protes dari para pedagang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada pedagang yang awalnya mendapat lokasi di belakang, namun mendadak pindah lokasi ke depan saat pembagian kunci. Makanya, kami marah dan protes. Kenapa ada yang ambil kunci lebih dulu? Ada permainan apa ini? Timbullah protes keras dari kami,” ujarnya dengan nada keras.

BACA JUGA  Prakiraan Cuaca Untuk Wilayah Maluku Utara pada Selasa 28 Juli 2020

Menurutnya, sesuai kesepakatan bersama, bahwa sebelum dibangun Pasar Sabi-Sabi, pihak Pemerintah Kota Ternate memindahkan para pedagang dari lokasi pasar. Mereka dijanjikan akan lebih diutamakan penempatannya saat pasar sudah selesai dibangun.

“Saat itu, kami dijanjikan bahwa tidak akan ada orang luar atau pedagang baru yang masuk dan menempati lokasi pasar, karena pedagang yang menempati Pasar Sabi-Sabi adalah pedagang yang menjadi korban saat terjadi kebakaran di lokasi pasar rakyat yang bertempat di depan Benteng Oranye.

Kami adalah pedagang lama, yang jadi korban ketika kebakaran itu terjadi. Saat itu, Walikota Ternate masih Bapak Syamsir Andili. Beliau yang menyuruh kami untuk berjualan di lokasi pasar ini. Waktu itu, Beliau memberi sumbangan sebesar Rp. 90 juta untuk membuat lapak sementara bagi kami. Jadi, kami bangun lapak sementara dengan tiang dan atap seng. Selanjutnya, kami sendiri yang membagi petak-petak lapak pedagang,” cetusnya.

BACA JUGA  Info Cuaca Malut Hari Ini

Eliwisna berharap, Pemerintah Kota Ternate lewat Disperindag dapat menerima keberatan para pedagang yang disampaikan lewat aksi protes tersebut.

“Kami akan melanjutkan aksi protes ini ke kantor Disperindag. Kami menuntut dilakukan pertemuan antara pemerintah dengan kami yang merupakan pedagang lama di lokasi ini. Kami harapkan ada solusi yang baik bagi kami, agar bisa berjualan dengan aman dan nyaman di lokasi Pasar Sabi-Sabi,” tutupnya. (rbk)

Berita Terkait

Kasus Maling Gasak Uang Pemda Halmahera Tengah, Polisi Belum Kantongi Identitas Pelaku
Ini Alasan Mantan Plt Gubernur Maluku Utara Dua Kali Mangkir dari Panggilan Jaksa
Polisi Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan Petani Kopra di Halmahera Utara
Polisi Buru Terduga Pelaku Pembunuhan Petani Kopra di Halmahera Utara
Muhaimin Kembali Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Eks Gubernur Malut
Tak Paham Hukum, Pengacara Ketua Bawaslu Halsel Sebut Sahril Cari Suaka di Polda Maluku Utara
Ke Ternate Untuk Bersalin, Wanita Asal Sula Maluku Utara Melahirkan di Kapal
Kasus Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai Maluku Utara Mengendap di Inspektorat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 17:31 WIT

Penting Mana, TPP Atau Dana Hibah Pilkada? Ini Kata Kepala BPKAD Morotai

Senin, 24 Juni 2024 - 16:22 WIT

SMAN 1 Halteng Bebankan Meja Kursi ke Siswa Baru

Senin, 24 Juni 2024 - 15:36 WIT

Polres Halmahera Tengah Ancam Pecat Anggotanya yang Terlibat Judi Online 

Senin, 24 Juni 2024 - 15:16 WIT

Kasus Maling Gasak Uang Pemda Halmahera Tengah, Polisi Belum Kantongi Identitas Pelaku

Senin, 24 Juni 2024 - 14:51 WIT

Ini Alasan Mantan Plt Gubernur Maluku Utara Dua Kali Mangkir dari Panggilan Jaksa

Senin, 24 Juni 2024 - 13:18 WIT

Soal Ancaman Salah Satu Balon Bupati Morotai ke ASN, Asisten II Bilang Begini

Minggu, 23 Juni 2024 - 19:07 WIT

Sapi Lahap Ribuan Bunga yang Ditanam Pemprov Maluku Utara di Taman Kilometer 40

Minggu, 23 Juni 2024 - 17:05 WIT

Dituding Bawa Kabur Mobil Dinas ke Tidore, Sekretaris KPU Morotai : Itu Fitnah

Berita Terbaru

SMAN 1 Halmahera Tengah

Headline

SMAN 1 Halteng Bebankan Meja Kursi ke Siswa Baru

Senin, 24 Jun 2024 - 16:22 WIT

error: Konten diproteksi !!