Diduga Mabuk, Seorang Oknum Anggota Brimob Pukul Wartawan

  • Whatsapp

TERNATE — Haliyora, Ulah tidak terpuji ditunjukkan seorang oknum anggota polisi terhadap awak media. Diduga telah mengkonsumsi minuman keras, seorang anggota Brimob Polda Malut yang belum diketahui namanya telah melakukan pemukulan terhadap salah satu wartawan kabarmalut.co.id bernama Yasim alias Acim.

Informasi yang dihimpun, berawal dari korban (Yasim) bersama beberapa rekannya melaksanakan peliputan di Hotel Grand Dafam Ternate. Saat menuju lokasi peliputan dengan menggunakan sepeda motor dari arah utara menuju selatan, tiba-tiba ada sebuah sepeda motor dari arah berlawanan yang nyaris menabrak korban.

Bacaan Lainnya

Yasim kepada awak media pada Minggu (29/12/2019) mengatakan, oknum anggota Brimob tersebut berboncengan dengan salah satu rekannya dari arah selatan menuju utara, menggunakan sepeda motor dengan nomor polisi DG 5305 OE dan tidak menggunakan helm.

Tiba-tiba sepeda motor anggota Brimob tersebut masuk ke jalur berlawanan dan nyaris menabrak korban yang terkejut. Pelaku kemudian mengeluarkan kata-kata dengan nada marah yang tidak jelas.

“Dia (anggota Brimob-red) masuk ke jalur berlawanan dan kami hampir bertabrakan. Saya kaget dan menghindar. Dia lantas berteriak tidak jelas. Saya cuek saja dan melanjutkan perjalanan. Saya tidak tahu jika dia dan temannya kemudian mengejar. Saat disusul, tanpa basa-basi, dia langsung memukul,” ujarnya.

Yasim menambahkan bahwa saat dihampiri, dia melihat pelaku bersama temannya sudah dalam keadaan mabuk. Pelaku lantas melayangkan pukulan ke arah kepala korban sebanyak tiga kali.

“Saya tidak bisa menerima ini. Seharusnya tugas seorang anggota polisi adalah melindungi dan mengayomi masyarakat. Bukannya malah berkendara dalam keadaan mabuk dan tidak menggunakan helm serta berlaku arogan di jalan raya,” lanjutnya.

Yasim meminta unsur pimpinan Polri di Maluku Utara, khususnya Kapolda, untuk menindak tegas anggotanya yang mabuk dan melakukan tindak kekerasan. “Saya minta Kapolda untuk memproses tindakan tidak terpuji anggota Brimob tersebut,” ungkapnya.

Terpisah, Pimpinan Redaksi Kabarmalut, Narjo Usman kepada awak media via handphone menegaskan agar pihak Polda Malut segera bertindak cepat untuk mengamankan pelaku. Narjo menilai, pelaku sudah melakukan tindak pidana kekerasan yang melanggar pasal 351 ayat (1).

“Saya sebagai Pimred Kabarmalut, meminta pihak Polda untuk menangkap pelaku. Oknum anggota polisi seperti itu harus diberi pembinaan serta hukuman setimpal atas tindakannya yang semena-mena terhadap masyarakat. Anggota polisi harusnya memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Bukannya melanggar aturan dengan berkendara dalam keadaan mabuk, arogan dan membahayakan orang lain,” tandasnya.

Kapolda Malut, menurut Narjo, dalam beberapa kesempatan selalu mengajak masyarakat untuk bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam memerangi peredaran dan penggunaan minuman keras, karena dianggap sering menjadi pemicu tindak kriminal dan gangguan kamtibmas.

“Namun, yang terjadi adalah oknum anggota polisi sendiri yang mempertontonkan perilaku mabuk-mabukan dan arogan di jaan raya. Sekali lagi, saya minta perhatian Kapolda dan Komandan Brimob untuk memproses oknum pelaku tersebut, agar menjadi contoh baik bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Sementara itu, Yasim alias Acim secara resmi telah membuat Laporan Polisi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ternate. (ata)

Pos terkait