Sejumlah Bangunan di Batang Dua Rusak Paska Gempa 7,1 SR

  • Whatsapp

TERNATE – Haliyora, Gempa berkekuatan 7,4 SR, yang kemudian dimutakhirkan menjadi 7,1 SR, yang berlokasi di koordinat 1.63 LU dan 126.39 BT atau kurang lebih 134 km Barat Laut Jailolo, Halmahera Barat, sangat terasa guncangannya oleh warga Batangdua, Ternate. Maklumlah, lokasi gempa yang terjadi di Laut Maluku, tepatnya di kedalaman 73 km itu sangat berdekatan dengan Kepulauan Batangdua.

Menurut informasi yang diperoleh haliyora.com lewat handphone dari warga Batangdua, pada saat terjadi gempa, kurang lebih pukul 01.17 WIT, aparat keamanan bersama pejabat setempat serta pemuka agama dan tokoh masyarakat, dengan bantuan tim relawan bencana Gereja Protestan Maluku (GPM) Jemaat Efrata Mayau, menghimbau warga untuk mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Ini disebabkan karena berdasarkan hasil rilis BMKG Ternate, gempa tersebut berpotensi tsunami.

Bacaan Lainnya

Sebagian besar warga yang mengungsi tersebut baru kembali ke rumahnya saat pagi hari. Tim relawan bencana GPM Jemaat Efrata Mayau kemudian melakukan pendataan atas sejumlah bangunan yang rusak akibat gempa. Selanjutnya, bersama warga dan aparat keamanan, dilakukan pembersihan atas bangunan-bangunan yang rusak tersebut.

Dari laporan tim relawan bencana GPM Jemaat Efrata Mayau, diketahui bahwa terdapat lima bangunan rumah yang mengalami kerusakan ringan serta tiga bangunan mengalami keretakan.

Kerusakan akibat gempa. (FOTO: ATA/Haliyora)

Lima bangunan yang rusak ringan tersebut adalah rumah tempat tinggal. Dua rumah di kelurahan Mayau, masing-masing milik Topianus Salu dan Balandina Honga, dua rumah di Lelewi, yaitu kediaman Nias Bale dan rumah milik Gath Bunga serta sebuah rumah di Kelurahan Bido, milik Erna Nyanyi.

Sementara bangunan yang retak adalah kediaman Starky Nora di Kel. Mayau serta dua buah gereja, yaitu Gereja GPDI Eklesia Lelewi dan Gereja GKPMI Vila Bido. Kedua gereja tersebut mengalami keretakan di bagian plafon.

Di samping itu, tim relawan bencana GPM Jemaat Efrata Mayau juga mencatat dua orang korban luka ringan. Keduanya mengalami cedera di bagian kaki karena tertimpa batu-bata dari dinding yang runtuh akibat guncangan gempa. (ata)

Pos terkait