Ternate Kembali Diguncang Gempa

- Editor

Rabu, 13 November 2019 - 02:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – Haliyora, Warga kota Ternate dan sekitarnya kembali dikagetkan dengan gempa bumi. Gempa yang terjadi pada Selasa (12/11) pukul 08.41 WIT itu, diketahui berkekuatan 5,7 SR dan berlokasi di sekitar Jailolo, Halmahera Barat.

Kepala BMKG Kota Ternate, Kustoro Hariyatmoko, melalui rilis BMKG menjelaskan bahwa informasi awal kekuatan gempa adalah 5,9 SR.

“Gempa tersebut adalah gempa tektonik. Informasi awalnya berkekuatan 5,9 SR. Namun selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 5,7 SR,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kustoro menambahkan, bahwa episentrum terletak pada koordinat 1.48 LU dan 127.05 BT. Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 65 km arah barat laut Jailolo, Halmahera Barat, dengan kedalaman 119 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah. Ini disebabkan oleh aktifitas subduksi antara lempeng mikro Laut Maluku dan lempeng Filipina,” jelasnya.

BACA JUGA  Putusan DKPP, Ketua Bawaslu Taliabu Dicopot, Satu Anggota Dipecat

Menurut Kustoro, hasil analisa mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi tersebut memiliki mekanisme oblique atau oblique fault.

Guncangan gempa dirasakan di daerah Kotamobagu, Ternate dan Tobelo sebesar II-III MMI. Ini berarti getaran gempa dirasakan nyata di dalam rumah. Getarannya terasa seperti sebuah truk melintas di jalan depan rumah.

Getaran juga dirasakan di Bolaang Mongondow Timur, Manado, Tondano, Minahasa Utara dan Bitung sebesar II MMI, yang berarti dirasakan oleh beberapa orang dan menggoyang benda-benda ringan yang digantung.

“Namun hingga saat ini, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gema tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” ungkap Kustoro.

Kepala BMKG tersebut menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenanrannya.

BACA JUGA  Gegara Tapal Batas, Dua Desa di Sula Bentrok

Untuk menghindari bahaya yang timbul karena keretakan atau kerusakan bangunan akibat gempa, Kustoro menganjurkan warga untuk memeriksa dengan teliti serta memastikan bahwa bangunan yang ditempati cukup tahan terhadap gempa.

“Periksa dengan teliti sebelum kembali masuk ke dalam rumah. Agar dapat terhindar dari bahaya paska gempa,” lanjutnya.

Terkait sering beredarnyakabar hoax tentang gempa, Kustoro berharap agar warga tak mudah menerima informasi dari sumber yang tidak jelas. Ia menegaskan bahwa informasi resmi yang dapat dipertanggungjawabkan adalah yang bersumber dari BMKG.
“Pastikan informasi resmi yang bersumber dari BMKG dan disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” tegasnya.

Kanal komunikasi resmi tersebut antara lain, Instagram dan Twitter @infoBMKG, website resmi (http://bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), melalui Mobile Appa untuk IOS dan Android : wrs-bmkg (user : pemda, pwd : pemda-bmkg) atau melaui infobmkg. (ata)

Berita Terkait

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Mantan Kadis PUPR Malut Akui Pernah Setor ke AGK 
Uje Akui Cicipi Fee Proyek di Pemprov Malut
Di Sidang Stevi, Presdir Tri Mega Sampaikan Alasan Tolak Jalan Masuk Kawasan Perusahaan 
Inspektorat Lamban Audit Kerugian Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai
Saksi di Sidang Cristian, Daud Ismail Akui Ditransfer Rp 600 Juta
Lawan Perintah AGK Kumpul Duit Rp 5 M, Udin Djuba Akui Didepak dari Kadis PUPR
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 21:54 WIT

Hasil Asesmen Kadis PUPR Morotai Sudah Keluar, Siapa yang Bakal Dilantik ?

Selasa, 16 April 2024 - 21:34 WIT

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 April 2024 - 21:29 WIT

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 April 2024 - 18:56 WIT

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 April 2024 - 18:51 WIT

Ada SiLPA Rp 20 Miliar, Pemkab Halsel Komitmen Tuntaskan RSP Pulau Makian

Selasa, 16 April 2024 - 13:11 WIT

Bulan Mei, CJH Morotai Diberangkatkan ke Tanah Suci

Selasa, 16 April 2024 - 12:59 WIT

Akun SIPD Diblokir, Pemprov Malut Merespon

Selasa, 16 April 2024 - 10:45 WIT

Hari Pertama Berkantor, Pj Bupati Morotai ‘Warning’ Pimpinan OPD

Berita Terbaru

Pj Bupati Umar Ali

Headline

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:34 WIT

Kasat Reskrim Polres Halsel, Iptu Ray Sobar

Headline

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:29 WIT

Plt Gubernur Malut M. Al Yasin Ali saat diwawancarai wartawan, Kamis (01/02/2024).

Headline

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:56 WIT

error: Konten diproteksi !!