Bupati Halsel dan Wakil Masuk Proses Lidik Polda

- Editor

Kamis, 7 November 2019 - 10:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE — Haliyora, Kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah kembali menjadi target proses lidik Polda Maluku Utara. Kali ini, yang jadi sasaran adalah Bupati serta Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dan Iswan Hasjim.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Malut saat ini sedang melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi anggaran perjalanan dinas Bupati dan Wakil Bupati Halsel pada tahun anggaran 2018.

“Kasus perjalanan dinas di Pemerintah Daerah (Pemda) Halsel tersebut sementara masih dalam proses lidik. Sudah kita jadwalkan,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Malut, AKBP Alfis Shuaili kepada Haliyora, Kamis (7/11/2019).

Dijelaskan bahwa saat ini tim penyidik sementara berupaya mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti. Ini terkait perlunya tindakan kroscek terhadap beberapa hal, baik dokumen maupun saksi-saksi. Tim penyidik akan melakukan sinkronisasi antara dokumen atau alat bukti yang ditemukan dengan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.

Alfis juga menambahkan bahwa relatif terdapat lima jenis terkait proses pengumpulan keterangan dan alat bukti, yakni transaksi, petunjuk surat atau dokumen, keterangan saksi, keterangan ahli dan keterangan tersangka.

BACA JUGA  Tiba di Ternate, Satu Rombongan Jamaah Tabligh di Evakuasi ke Hotel Veilya

“Polisi akan melakukan proses analisa dan penilaian. Jika sudah cukup dengan dua alat bukti, maka segera akan ditetapkan statusnya. Selanjutnya, kami konfirmasikan dengan pihak kejaksaan berupa pemberitahuan tentang dimulainya penyidikan,” lanjut Alfis.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di tahun 2018 lalu, jelas tercantum bahwa Pemda Halsel menganggarkan perjalanan dinas dalam daerah Bupati dan Wakil Bupati sebesar Rp. 10,9 miliar (Rp. 10.903.603.171,-), namun realisasi anggarannya hanya senilai Rp. 7.09 miliar lebih, tepatnya Rp. 7.093.900.000. (ata)

Berita Terkait

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Mantan Kadis PUPR Malut Akui Pernah Setor ke AGK 
Uje Akui Cicipi Fee Proyek di Pemprov Malut
Di Sidang Stevi, Presdir Tri Mega Sampaikan Alasan Tolak Jalan Masuk Kawasan Perusahaan 
Inspektorat Lamban Audit Kerugian Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai
Saksi di Sidang Cristian, Daud Ismail Akui Ditransfer Rp 600 Juta
Lawan Perintah AGK Kumpul Duit Rp 5 M, Udin Djuba Akui Didepak dari Kadis PUPR
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 21:54 WIT

Hasil Asesmen Kadis PUPR Morotai Sudah Keluar, Siapa yang Bakal Dilantik ?

Selasa, 16 April 2024 - 21:34 WIT

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 April 2024 - 21:29 WIT

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 April 2024 - 18:56 WIT

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 April 2024 - 18:51 WIT

Ada SiLPA Rp 20 Miliar, Pemkab Halsel Komitmen Tuntaskan RSP Pulau Makian

Selasa, 16 April 2024 - 13:11 WIT

Bulan Mei, CJH Morotai Diberangkatkan ke Tanah Suci

Selasa, 16 April 2024 - 12:59 WIT

Akun SIPD Diblokir, Pemprov Malut Merespon

Selasa, 16 April 2024 - 10:45 WIT

Hari Pertama Berkantor, Pj Bupati Morotai ‘Warning’ Pimpinan OPD

Berita Terbaru

Pj Bupati Umar Ali

Headline

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:34 WIT

Kasat Reskrim Polres Halsel, Iptu Ray Sobar

Headline

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:29 WIT

Plt Gubernur Malut M. Al Yasin Ali saat diwawancarai wartawan, Kamis (01/02/2024).

Headline

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:56 WIT

error: Konten diproteksi !!