Polda dan Kejati Didesak Periksa Direktur RSUD Chasan Boesoeri

- Editor

Rabu, 16 Januari 2019 - 17:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora.com

Dua institusi penegak hukum di Maluku Utara (Malut) yakni Kepolisian Daerah (Polda) Malut dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) hari ini ditangani Lembaga Pengawasan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (LPP Tipikor) Provinsi Malut. Khusus untuk Polda LPP Tipikor menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Direktorat Kriminal Khusus (Dit Krimsus) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut), Rabu (16/1/2019).

Aksi unjuk rasa LPP-Tipikor Malut itu dengan agenda mendesak agar Polda dan Kejati segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Direktur RSUD Chasan Boesora beserta bendaharanya. Muhammad Adam, salah satu orator mengatakan, Dirkrimsus Polda Malut segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada SB alias Syamsul dan bendaharanya beserta sejumlah jajarannya atas dugaan penyalahgunaan anggaran jasa medis PNS, pegawai kontrak dan honorer tahun anggaran 2018.

Adam juga menyebutkan keterlibatan sejumlah kepala ruangan RSUD Chasan Boesori dalam dugaan penyalahgunaan dan penggelapan anggaran tahun 2018 untuk pembayaran jasa medis pegawai negeri sipil, pegawai kontrak dan honorer.

[artikel number=5, tag=”kriminal,polda,kejati,unjras” ]

Koordinator Aksi LPP-Tipikor Malut, Muhlas Ibrahim yang turut berorasi menjelaskan, ada pula dugaan kuat keterlibatan SB dalam anggaran sisa BLU Rumah Sakit tahun 2016 dan 2017. “Dipakai secara pribadi untuk bepergian ke Turki, Singapura dan Bali,” ungkapnya.

BACA JUGA  Keluarga Mantan Kades Bukit Durian Serahkan Uang 50 Juta ke Kejari Tidore

Parahnya lagi lanjut Muhlas, SB beserta beberapa jajarannya diduga telah melakukan penyalahgunaan dan penggelapan anggaran gaji pegawai honorer, kontrak dan cleaning servis.

“Ada juga anggaran yang sengaja digelapkan yaitu uang setoran Apotik Kimia Farma RSUD Chasan Boesorie yang dipakai untuk membeli mobil pribadi,” pungkas Muhlis. (fir)

Berita Terkait

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Mantan Kadis PUPR Malut Akui Pernah Setor ke AGK 
Uje Akui Cicipi Fee Proyek di Pemprov Malut
Di Sidang Stevi, Presdir Tri Mega Sampaikan Alasan Tolak Jalan Masuk Kawasan Perusahaan 
Inspektorat Lamban Audit Kerugian Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai
Saksi di Sidang Cristian, Daud Ismail Akui Ditransfer Rp 600 Juta
Lawan Perintah AGK Kumpul Duit Rp 5 M, Udin Djuba Akui Didepak dari Kadis PUPR
Berita ini 36 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 21:54 WIT

Hasil Asesmen Kadis PUPR Morotai Sudah Keluar, Siapa yang Bakal Dilantik ?

Selasa, 16 April 2024 - 21:34 WIT

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 April 2024 - 21:29 WIT

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 April 2024 - 18:56 WIT

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 April 2024 - 18:51 WIT

Ada SiLPA Rp 20 Miliar, Pemkab Halsel Komitmen Tuntaskan RSP Pulau Makian

Selasa, 16 April 2024 - 13:11 WIT

Bulan Mei, CJH Morotai Diberangkatkan ke Tanah Suci

Selasa, 16 April 2024 - 12:59 WIT

Akun SIPD Diblokir, Pemprov Malut Merespon

Selasa, 16 April 2024 - 10:45 WIT

Hari Pertama Berkantor, Pj Bupati Morotai ‘Warning’ Pimpinan OPD

Berita Terbaru

Pj Bupati Umar Ali

Headline

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:34 WIT

Kasat Reskrim Polres Halsel, Iptu Ray Sobar

Headline

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:29 WIT

Plt Gubernur Malut M. Al Yasin Ali saat diwawancarai wartawan, Kamis (01/02/2024).

Headline

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:56 WIT

error: Konten diproteksi !!