Massa Kopra Dibubarkan Polisi, Sembilan Orang Diamankan

- Editor

Senin, 10 Desember 2018 - 18:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora.com

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Perjuangan Rakyat (Kopra) kembali menggelar unjuk rasa. Belum stabilnya harga kopra di Maluku Utara (Malut) membuat massa Kopra kali ini berunjuk rasa di landmark Kota Ternate tepatnya depan kantor Walikota Ternate, Senin (10/12/2018).

Amatan Haliyora.com, aksi itu mulai digelar pukul 10.30 WIT. Massa menumpangi satu truk yang diperlengkapi sound sistem dengan titik kumpul di landmark jalan Pahlawan Revolusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikoordinatori Yulia Pihang, massa menuntut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut dan pemerintah pusat harus mencari solusi menaikan harga kopra yang sedang krisis itu.

“Kami atas nama Koalisi Perjuangan Rakyat (Kopra) Maluku Utara, berikan peringatan agar Pemerintahan Provinsi Maluku Utara lebih serius lagi memperhatikan masalah turunnya harga kopra dan segera berikan harga yang layak atas jasa petani untuk negeri ini,” teriaknya.

BACA JUGA  Polsek Taltimsel Musnahkan Tempat Produksi Cap Tikus

Selain itu, pada aksi kali ini massa menyatakan tidak butuh janji pemerintah dan DPRD. “Tapi kami meminta supaya masalah petani kopra juga bisa dibicarakan Presiden Joko Widodo,” lanjutnya.

[artikel number=3, tag=”kopra” ]

Aksi massa mulai berangsur memanas dimana sekitar pukul 15.00 WIT, mereka memboikot jalan utama dan melanjutkan aksi dengar membakar ban bekas. Kemudian satu jam kemudian, aparat kepolisian Polres Kota Ternate yang menjaga keamanan aksi tersebut lalu memperingatkan massa aksi agar pada pukul 16.30 sudah membubarkan diri dan kembali ke tempat masing-masing.

BACA JUGA  Kopra jadi Isu Nasional, Wakil Ketua DPD-RI: “Negara harus Turun Tangan”

Namun, sampai pada batas waktu tersebut, belum juga ada reaksi dari pengunjuk rasa, kepolisian gabungan Sabhara Polres Ternate dan Polda Malut langsung mengambil tindakan untuk membubarkan aksi dengan mengerahkan mobil meriam air untuk memadamkan api serta melepaskan tembakan gas air mata karena dianggap mengganggu para pengendara.

Setelah api berhasil dipadamkan, tiba-tiba massa aksi melempari aparat kepolisian menggunakan batu. Polisi pun membalasnya dengan menembakkan gas air mata ke tengah-tengah massa aksi. Meski tidak ada korban, polisi pun menyisir area ruko dan pertokoan. Ada sembilan orang massa aksi yang berhasil diamankan. (fir)

Berita Terkait

Anak Eks Gubernur Malut Pinjam Duit ke Bos Tambang, Bangun Losmen Tapi Keburu Disegel KPK
Sidang Kasus Mantan Gubernur Malut : Ajudan Terima Rp 4 M, Kadis P3A Setor Rp 500 Juta
Saksi Imran Yakub Berikan Duit ke Eks Gubernur Malut Karena Ingat Pesan Orang Tua
Loyal jadi Alasan Kadis Pertanian Pakai Uang Kontraktor Untuk Diberikan ke Mantan Gubernur Malut
Selain Ajudan, 3 Pimpinan OPD juga Dihadirkan di Sidang OTT Mantan Gubernur Maluku Utara
Begini Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Penerbitan Izin Tambang di Maluku Utara
Anggaran Mami dan Perjalanan Dinas Wakil Gubernur Malut Naik Status, Kasi Penkum : Kerugian Lagi Dihitung
KPK Warning Keras Reni Laos Cs di Sidang Mantan Gubernur Malut AGK
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 23:34 WIT

Anak Eks Gubernur Malut Pinjam Duit ke Bos Tambang, Bangun Losmen Tapi Keburu Disegel KPK

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:18 WIT

Akademisi : Pemprov Malut Harus Reaksi Cepat Soal Plt Sekda

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:09 WIT

Rusak Ekologi, Formalintang Jakarta Tolak Kehadiran Tambang di Pulau Fau Maluku Utara

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:25 WIT

Syarat Raih Rekomendasi NasDem, Bakal Calon Gubernur Maluku Utara Harus Pahami Ini

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:32 WIT

Elegi Honorer K2 di Kota Ternate, Puluhan Tahun Mengabdi Tapi Belum Diangkat jadi Pegawai

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:52 WIT

Sidang Kasus Mantan Gubernur Malut : Ajudan Terima Rp 4 M, Kadis P3A Setor Rp 500 Juta

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:54 WIT

Pekerjaan Lanjutan Pelabuhan Hiri Ternate Tunggu Ini

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:46 WIT

Siapkan Ini, Pemkot Ternate Bakal Tindak Pedagang yang Jual Hewan Kurban di Pinggir Jalan

Berita Terbaru

Akademisi Unkhair Ternate, Muamil Sunan

Headline

Akademisi : Pemprov Malut Harus Reaksi Cepat Soal Plt Sekda

Rabu, 12 Jun 2024 - 22:18 WIT

error: Konten diproteksi !!