KPU Malut (masih) Pertimbangkan Hadiri Panggilan PTUN

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut), mengakui masih melakukan pertimbangan untuk menghadiri panggilan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon, terkait gugatan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor Urut 1 Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar (AHM-Rivai).

Hal itu dikatakan Ketua KPU Malut, Syahrani Somadayo saat dikonfirmsi Haliyora.com usai mengisi materi dalam kegiatan Rakernis Pengawasan Kampanye Bawaslu Malut di Ballroom Muara Hotel Ternate, Minggu (25/11/18) siang.

BACA JUGA  Ketua KPU Malut: “Aksi Anarkis Kubu AHM-Rivai Tambah Kegaduhan”

[artikel number=5, tag=”diskualifikasi” ]

“Sebab pemanggilan itu adalah memperbaiki gugatan, bukan yang lain. Kami masih akan berdiskusi untuk menghadiri panggilan (PTUN Ambon) itu. Kami bukan pihak penggugat. Masa dipanggil untuk memperbaiki gugatan,” tukasnya.

Lanjut Syahrani, KPU juga masih akan berdiskusi karena waktu panggilan PTUN itu 27 September. “Ini membingungkan. Masa kami baru dipanggil sekarang. Selain itu gugatan mereka juga ke putusan KPU, tapi nomornya adalah nomor berita acara bukan putusan,” tutupnya. (fir)

BACA JUGA  PPK Ternate Selatan Serahkan Dukomen Dukungan Calon Perseorangan
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah