Harga Kopra (masih) Anjlok, Petani Harap Intervensi Pemerintah dan DPRD

- Editor

Minggu, 25 November 2018 - 12:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jailolo, Haliyora.com

Petani kelapa khususnya penghasil kopra di Kabupaten Halmahera Barat  (Halbar) terus menjerit. Pasalnya, harga kopra hingga saat ini masih terus anjlok. Berdasarkan penelusuran Haliyora.com di pasaran setempat (Jailolo), Minggu (25/11/2018), kopra masih bertahan pada kisaran Rp.1.800 hingga Rp.2.000 per kilogramnya.

Rajiman R Aba, salah satu petani kelapa asal Desa Tuada Kecamatan Jailolo mengeluhkan harga kopra yang semakin anjlok, namun tidak tahu dimana untuk mengadukannya. “Apa tugas dan fungsi DPRD dan Pemerintah (Kabupaten) Halbar saat ini hingga kami masyarakat dalam hal ini petani, seakan tidak diperhatikan lagi. Utamanya terkait harga kopra yang semakin turun,” keluhnya.

[artikel number=5, tag=”kopra” ]

Lanjutnya, DPRD sebagai wakil rakyat, seharusnya berperan membantu petani untuk semua produksi pertanian, salah satunya dalam hal ini kopra yang menjadi komoditi unggulan masyarakat Halbar.

“Saat ini para petani menjerit karena biaya produksi kopra lebih besar dibandingkan pendapatannya. Biaya panen juga lebih besar ketimbang harga jual. Bagaimana mau produksi kalau tidak ada untungnya,” jelasnya.

BACA JUGA  LMND Tuntut Bubarkan BPJS

Yang semakin menyiksa rakyat, katanya, selagi harga kopra makin rendah, tapi soal bahan pokok tidak terpengaruh menurun. Inilah yang membuat petani terus menjerit. Sementara di daerah lain, misalkan Halmahera Utara (Halut), pemerintahnya bersama DPRD terus berusaha mencarikan solusi terkait harga kopra ini.

“Masyarakat mengharapkan kepada DPRD Dan Pemkab Halbar dapat segera memproteksi hal ini. Karena banyak warga yang berprofesi sebagai petani kelapa. Jadi Pemerintah Daerah tidak harus diam Terkait Problem ini,” tutupnya. (adb)

Berita Terkait

Alam Bawah Laut di Tikep jadi Incaran Wisatawan Asing
Natal 2023, Dandim Labuha Kerahkan Prajurit TNI Perketat Keamanan Gereja 
FTW 2023 Bakal jadi Rujukan Pelaksanaan Festival di Indonesia
Ribuan Wisatawan Banjiri Pembukaan FTW 2023 di Sula
Rencana Boikot Festival Pulau Widi Ditanggapi Komisi III DPRD
FTW 2023 Siap Digelar, Menparekraf Hingga Dubes Luar Negeri Bakal Hadir
Waow ! Pemkab Halsel Ancam Boikot Festival Pulau Widi
Sultan Hidayatullah : Pemkot Setengah Hati Bangun Budaya Ternate
Berita ini 95 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 23:50 WIT

Pencoklitan Mulai Berjalan, Bawaslu Minta Dukcapil Halmahera Utara Terbuka Soal Data Pemilih

Senin, 24 Juni 2024 - 23:39 WIT

Gaji 13 Lima Mantan Komisioner KPU Morotai Belum Dibayar

Senin, 24 Juni 2024 - 23:33 WIT

Sashabila Mus : Entaskan Sejumlah Masalah di Taliabu Maluku Utara Butuh Sentuhan Agamais

Senin, 24 Juni 2024 - 23:26 WIT

SMAN 1 Halteng Pungut Biaya Mobiler, Dikbud Maluku Utara : Itu Pungli

Senin, 24 Juni 2024 - 23:17 WIT

Personel Polres Halmahera Tengah Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Senin, 24 Juni 2024 - 17:31 WIT

Penting Mana, TPP Atau Dana Hibah Pilkada? Ini Kata Kepala BPKAD Morotai

Senin, 24 Juni 2024 - 16:22 WIT

SMAN 1 Halteng Bebankan Meja Kursi ke Siswa Baru

Senin, 24 Juni 2024 - 15:36 WIT

Polres Halmahera Tengah Ancam Pecat Anggotanya yang Terlibat Judi Online 

Berita Terbaru

ilustrasi Gaji ke 13

Headline

Gaji 13 Lima Mantan Komisioner KPU Morotai Belum Dibayar

Senin, 24 Jun 2024 - 23:39 WIT

error: Konten diproteksi !!