Soal Kopra, Ini Sikap MPW Pemuda Pancasila Malut

- Editor

Selasa, 20 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora

Harga jual korpa, yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Maluku Utara (Malut) yang terus saja merosot mengundang perhatian banyak kalangan. Sebelumnya, muncul aksi unjuk rasa dari beragam elemen mahasiswa yang mendesak pemerintah untuk turun tangan mengintervensi anjloknya harga kopra yang dianggap menyusahkan kaum tani khususnya penghasil kopra.

Terbaru, suara-suara untuk menuntut perhatian pemerintah kembali disuarakan elemen pemuda yakni Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Malut. Melalui Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Desa, Arfandi Iskandar Alam menyampaikan bahwa desakan pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Dan DPRD Malut agar mencari solusi untuk segera menaikkan harga kopra di Maluku Utara yang merosot ini.

“Secara institusi Pemuda Pancasila Maluku Utara Mendesak kepada Pemprov dan DPRD Malut agar tidak tinggal diam dan mencari solusi terkait anjloknya harga kopra” cetus Fandi sapaan akrabnya, saat menghubungi Haliyora.com via telepon seluler, Selasa (21/11/2018) malam.

[artikel number=5, tag=”pemuda,pancasila,ekonomi,kopra” ]

MPW Pemuda Pancasila Malut, lanjut Arfandi, mendukung sepenuhnya aksi yang dilakukan oleh elemen muda dan mahasiswa dari berbagai OKP yang digelar di depan Kampus I Unkhair Ternate pada Senin (19/11/2018). MPW Pemuda Pancasila Malut ini juga menyoroti pengelolaan Perusahan Daerah (Perusda) yang diharapkan dapat menjadi lokomotif utama dalam pengelolaan komoditas alam di Provinsi Malut.

BACA JUGA  Tambang Emas Kusubi di Halsel Disegel, Polisi Selidiki Pemilik Tromol 

“Pemprov Malut kan memiliki Perusda. Seharusnya ini menjadi langkah pengembangan komoditas utama untuk mengelolah hasil alam. Banyak hasil bumi yang bisa dikelolah Perusda. Selain Kopra, ada juga cengkeh dan pala,” terang Arfandi seraya menyampaikan dukungan untuk seluruh elemen yang sementara ini bergerak melakukan unjuk rasa kenaikan harga kopra di Malut. (red)

Berita Terkait

Jaksa Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi OPS DPRD Malut
Kilas Balik Kasus Korupsi Mami yang Menjerat Eks Wagub Malut Al Yasin Ali
Kejati Malut Kembali Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Korupsi ISDA Taliabu
Dua Pasangan Bukan Suami Istri di Sula Diciduk Karena Kedapatan ‘Ngamar’ di Penginapan 
Penganiayaan dan Pencurian Dominasi Kasus Kriminal di Halteng Sepanjang 2025
Mantan Bupati Taliabu Aliong Mus Segera Diperiksa Kejati Malut
Gegara Ini, Oknum Pegawai Pengadilan Negeri di Malut Dipolisikan Istri
Kejati Malut Tetapkan Eks Kadis PUPR Taliabu Supraydno Sebagai Tersangka di Kasus Lain
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:43 WIT

Jaksa Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi OPS DPRD Malut

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:10 WIT

Kilas Balik Kasus Korupsi Mami yang Menjerat Eks Wagub Malut Al Yasin Ali

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:21 WIT

Kejati Malut Kembali Tetapkan Tersangka Baru di Kasus Korupsi ISDA Taliabu

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:10 WIT

Dua Pasangan Bukan Suami Istri di Sula Diciduk Karena Kedapatan ‘Ngamar’ di Penginapan 

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:50 WIT

Penganiayaan dan Pencurian Dominasi Kasus Kriminal di Halteng Sepanjang 2025

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!