Astaga, Banyak Sopir Angkot di Ternate tak Miliki SIM

- Editor

Rabu, 31 Oktober 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora.com

Sedikitnya 65 kendaraan berhasil diamankan petugas daru Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota ternate pada hari pertama pelaksanaan operasi Zebra. 57 kendaraan roda dua dan delapan kendaraan roda empat yang diamankan itu yang rata-rata dikenakan pasal 291 ayat (2) Undang-undang Lalu Lintas (pembonceng tidak menggunakan helm), pasal 287 ayat (1) terkait larangan parkir, dan pasal 293 ayat (2) bagi angkot yang tidak menyalakan lampu ultra di malam hari.

“Kebanyakan sopir yang kami tahan ini semuanya tidak memiliki sim. Bahkan ada yang kedapatan mabuk saat mengemudi,” kata Kanit Lantas Polres Kota Ternate, Ipda Ibrahim Mappe saat dikonfirmasi Haliyora.com, Senin (30/10/18) malam.

Ibrahim juga mengatakan, operasi ini akan berlangsung dari 30 Oktober sampai dengan 12 November. “(Operasi Zebra) Akan berlangsung selama 14 hari kedepan. Sistemnya relatif. Namun akan dilaksanakan tiga kali dalam sehari,” tukasnya.

[artikel number=3, tag=”polantas,polres,ternate,hukrim,psu” ]
“Kebanyakan sopir yang kami tahan ini semuanya tidak memiliki SIM. Bahkan ada yang kedapatan mabuk saat mengemudi”.

IPDA IBRAHIM MAPPE
Kanit Lantas Polres Kota Ternate

BACA JUGA  Cabut APK “Bermasalah”, Panwas Dianiaya Pemuda Desa

Ibrahim sendiri mengaku, operasi tersebut dilakukan dengan cara patroli  atau hunting systim, artinya bila menemukan pelanggaran, petugas akan langsung melakukan penertiban. “Patrolinya di tiga wilayah yakni Ternate Utara, Ternate Tengah dan Ternate Selatan bahkan sampai di kecamatan Pulau juga,” ungkapnya.

Operasi zebra ini sendiri melibatkan Provos dan Intel. “Bukan Polantas saja. Tapi kami juga libatkan Provos untuk melakukan penindakan bila ada anggota yang melanggar,” tutupnya. (rif)

Berita Terkait

1.197 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Maluku Utara
Kadis PUPR Sula dan Kontraktor Ditetapkan Tersangka Korupsi Jalan Tani
Kasus Pengeroyokan Berujung Maut di Sula, Keluarga Sebut Keterangan Terduga Pelaku Janggal
Begini Perkembangan Terbaru Dugaan Korupsi Dana Operasional DPRD Malut
Diduga Cabuli Santri, Seorang Guru Ngaji di Halsel Diamuk Massa 
Said Banyo Pimpin PDIP Pulau Morotai, Irfan: Konfercab Momentum Tata Kembali Arah Perjuangan Partai
Kejari Taliabu Tetapkan Direktur Umum PT TJM Tersangka Dugaan Korupsi Penyertaan Modal 
Penghujung Tahun, Realisasi Belanja Pemprov Malut Baru di Angka 65 Persen
Berita ini 508 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:51 WIT

1.197 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Maluku Utara

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:08 WIT

Kadis PUPR Sula dan Kontraktor Ditetapkan Tersangka Korupsi Jalan Tani

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:18 WIT

Kasus Pengeroyokan Berujung Maut di Sula, Keluarga Sebut Keterangan Terduga Pelaku Janggal

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:59 WIT

Begini Perkembangan Terbaru Dugaan Korupsi Dana Operasional DPRD Malut

Sabtu, 29 November 2025 - 20:58 WIT

Diduga Cabuli Santri, Seorang Guru Ngaji di Halsel Diamuk Massa 

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!