Diduga Masalah Percintaan, Remaja Tomori Akhiri Hidup

  • Whatsapp

Labuha, Haliyora.com

MM, salah satu pegawai honorer di Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) ditemukan keluarganya dalam keadaan tidak bernyawa. Pria berusia 23 tahun itu diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dan memotong pergelangan tangan di kamarnya.

Bacaan Lainnya

Dari informasi yang dihimpun Haliyora.com, korban ditemukan sudah tidak bernyawa oleh orang tuanya di dalam kamar di Desa Tomori Kecamatan Bacan, Sabtu (27/10/2018) pada pukul 07.00 WIT dalam keadaan gantung diri menggunakan sehelai kain sarung berwarna merah yang diikat pada ventilasi pintu.

Sebelum gantung diri, korban diduga memotong pergelangan tangan karena saat ditemukan, terlihat pada pergelangan tangan kanan korban ditemukan luka irisan yang diduga menggunakan gunting. Bunuh diri yang dilakukan MM, disinyalir karena masalah wanita. Hal ini didasarkan pada selembar surat yang ditemukan diatas tempat tidur korban.

[artikel number=3, tag=”halsel,hukrim.psu” ]

Dalam surat tersebut, korban meminta yang keluarganya untuk tidak perlu menyalahkan orang yang telah membuatnya mengakhiri hidup. Hal tersebut juga berdasarkan bukti percakapan korban dengan wanita melalui aplikasi perpesanan WhatsApp.

Bertindak cepat setelah mendapatkan informasi terkait adanya temuan mayat gantung diri, Pihak Polres Halsel langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap korban. Namun usaha Polres untuk melakukan visum terhadap korban MM namun tidak ditolak oleh pihak keluarga korban. Polisi kemudian menyerahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan pada hari itu juga. (fad)

Pos terkait