Tuntut Politik Uang AGK, Unjras Massa AHM-Rivai Berujung Anarkis

- Editor

Selasa, 23 Oktober 2018 - 17:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora.com

Unjuk rasa massa pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor Urut 1, Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar (AHM-Rivai) di depan kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara (Malut), Selasa (23/10/2018) siang, berakhir anarkis.

Aksi massa yang semula berlangsung damai itu berujung pelemparan kearah kantor Bawaslu Malut yang mengakibatkan pecahnya sejumlah kaca jendela bagian depan dan mobil yang diparkir di halaman belakang kantor yang terletak di kelurahan Tobona, Ternate Selatan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amatan Haliyora.com, sebelumnya massa AHM-Rivai tidak bertindak anarkis. Mereka hanya meminta Ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin dan Anggota Aslan Hasan, untuk menjelaskan kasus dugaan pelanggaran politik uang yang melibatkan paslon nomor 3 yang juga calon petahana Abdul Gani Kasuba (AGK).

BACA JUGA  Surat Suara untuk PSU Enam Desa Halut siap Didistribusi

[artikel number=3, tag=”psu” ]

Namun, suasana mulai memanas saat massa membakar ban bekas di ruas jalan. Aparat kepolisian yang tengah menjaga unjuk rasa tersebut lalu bereaksi. Massa kemudian dibubar paksa oleh dengan satu unit mobil meriam air. Massa lalu bertindak di depan kantor Bawaslu Malut, dan melempari batu ke arah kantor tersebut.

BACA JUGA  Seorang Pria Sula Dipolisikan Gegara Hantam Dada Pacarnya hingga Pingsan

Saat suasana kembali kondusif, Ketua Bawaslu Muksin Amrin bersama anggota Aslan Hasan dan Fahrul Abd Muid akhirnya berkenan menemui pengunjuk rasa. “Kami akan menindaklanjuti kasus tersebut jika terbukti. Kalian juga harus sabar, percayakan kepada Bawaslu sebagai penyelenggara. Kami juga akan tetap melaporkan hasil PSU ini kepada MK,” tutur Muksin Amrin di hadapan pendemo.

Dalam aksi tersebut, massa meminta agar Bawaslu Malut, harus menuntaskan dugaan politik uang yang dilakukan calon Gubernur petahana AGK di lokasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kecamatan Sanana. (rif)

Berita Terkait

DP3AKB Halsel Tangani 36 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Sepanjang 2023 
Inspektorat Morotai Bakal Ekspos Kasus Korupsi Masjid Raya Joubela
Kasus Penimbunan BBM Subsidi SPBU Sri Dewi Jaya Dilimpahkan Besok
Dinilai Kooperatif, TSK Pembawa Kayu Ilegal Belum Ditahan
Polisi Bekuk 6 Pencuri Besi Tua di Sula, Dalang Ternyata Pimpinan Ormas
Pencarian Nelayan Waikafia yang Hilang saat Melaut Belum Membuahkan Hasil
Polresta Tikep Ringkus Komplotan Pencuri Sapi di Oba, 2 Berhasil Kabur
APH Diminta Tindak Tegas Galian C Ilegal di Kali Oba, Ini Jawaban Polresta Tikep
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 27 September 2023 - 00:22 WIT

Kadri La Ice Resmi Dinonjobkan dari Jabatan Kepala BPBJ Malut

Selasa, 26 September 2023 - 21:33 WIT

Kadri Angkat Suara Tanggapi Rumor Didepak dari BPBJ Malut

Selasa, 26 September 2023 - 21:23 WIT

DPRD Kaget, Proyek RSUD Sofifi Senilai Rp 18 Miliar Hanya untuk Timbunan dan Tiang

Selasa, 26 September 2023 - 18:19 WIT

Pemkot Ternate Bakal Alihkan Retribusi Sampah dari Ake Gaale ke pihak Kelurahan

Selasa, 26 September 2023 - 18:07 WIT

Kepala BPBJ Malut Kadri La Ice Diisukan Lengser, Miftah Bantah Keluarkan SK

Selasa, 26 September 2023 - 18:04 WIT

Inspektorat Morotai Bakal Ekspos Kasus Korupsi Masjid Raya Joubela

Selasa, 26 September 2023 - 18:02 WIT

Kasus Penimbunan BBM Subsidi SPBU Sri Dewi Jaya Dilimpahkan Besok

Selasa, 26 September 2023 - 12:04 WIT

Tiga Ranperda Diusulkan Gubernur Malut ke DPRD

Berita Terbaru

Kepala BPBJ Malut, Kadri La Ice

Headline

Kadri Angkat Suara Tanggapi Rumor Didepak dari BPBJ Malut

Selasa, 26 Sep 2023 - 21:33 WIT

error: Konten diproteksi !!